<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="802">
<titleInfo>
<title>UJI KEBERADAAN BAKTERI Escherichia coli  DAN Salmonella thypi PADA AIR MINUM ISI ULANG DI KELURAHAN ANTANG KOTA MAKASSAR</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>DWI SULISTIO</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Kesehatan Masyarakat</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2012</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Air merupakan unsur penting dalam kehidupan dan tidak satu pun makhluk hidup di dunia ini yang tidak membutuhkan air. Saat ini, sungai-sungai yang menjadi sumber air bersih untuk air minum telah tercemar oleh berbagai hasil aktivitas manusia sehingga keberadaan air bersih semakin langka. Begitu pula dengan air tanah yang sudah tidak aman dijadikan sebagai sumber air minum. Banyak rumah tangga yang memilih Air Minum Isi Ulang (AMIU) sebagai alternatif karena harganya murah. Namun tidak ada yang bisa menjamin kualitas AMIU yang dihasilkan, dari beberapa penelitian ditemukan adanya bakteri patogen yang terdapat dalam Air Minum Isi Ulang (AMIU).
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan bakteri E. coli dan Salmonella thypi pada air minum isi ulang di Kelurahan Antang kota Makassar. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan  pendekatan observasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh Depot Air Minum (DAM) yang ada di wilayah Antang kota Makassar pada tahun 2012 yang berjumlah 54 depot. Sampel penelitian adalah air yang ada dalam gallon dan siap didistribusikan, sampel ini diambil dari 15 DAM yang terpilih menggunakan metode purposive sampling.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada 2 sampel air minum isi ulang yang tercemar bakteri E. coli dan 1 sampel yang tercemar bakteri Salmonella thypi. Kualitas air tersebut tidak sesuai dengan standar Permenkes RI No. 492/MENKES/PER/IV/2010 tentang syarat-syarat kualitas air minum, dimana air minum tidak boleh mengandung bakteri di dalamnya.
Disarankan kebersihan pekerja / pegawai DAM perlu ditingkatkan, diantaranya pekerja selalu cuci tangan dengan sabun dan air mengalir sebelum melayani konsumen, memakai pakaian yang selalu bersih (akan lebih baik memakai pakaian seragam kerja), tidak melakukan aktivitas makan/minum dan merokok selama melayani konsumen, serta tetap mengikuti prosedur yang ada.

	Kata kunci	: Kualitas Air, Depot Air Minum, Bakteri.</note>
<classification>SKRIPSI KES294</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI KES294</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">KES294</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>KES294</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1074" url="" path="/BAB I.docx" mimetype="application/msword">DWI SULISTIO</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>802</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-17 09:43:10</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-17 09:45:29</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>