<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="844">
<titleInfo>
<title>PREDIKSI PENGGUNAAN TRANSDERMAL SEDIAAN GEL ETHOSOM NIFEDIPIN SECARA IN VIVO PADA KELINCI</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>MUNAWAR</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Farmasi</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2013</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<relatedItem type="series">
<titleInfo>
<title>Untuk Baca FULL TEXT di Perpustakaan FKIK UINAM</title>
</titleInfo>
</relatedItem>
<note>elah dilakukan penelitian tentang prediksi penggunaan sediaan gel 
ethosom nifedipin secara in vivo pada kelinci. Tujuan dari penelitian ini adalah 
untuk mendapatkan prediksi penggunaan transdermal sediaan gel ethosom 
nifedipin secara in vivo pada kelinci. Ethosom nifedipin dibuat dalam bentuk 
sediaan gel menggunakan karbopol 940 dengan konsentrasi 0,5% b/b. Uji prediksi 
dilakukan dengan menggunakan plasma darah dari kelinci. Penetapan kadar 
nifedipin yang masuk ke dalam sirkulasi sistemik dilakukan selama 24 jam 
menggunakan pelarut methanol: air (3:2) dan dianalisis pada spektrofotometer 
UV-Vis dengan panjang gelombang 335 nm.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada nifedipin berhasil mencapai 
sirkulasi sistemik pada ketiga kelinci yang digunakan. Pada kelinci pertama, 
kandungan nifedipin dapat diamati pada menit ke-180 (jam ke-3) dan bertahan 
hingga menit ke-1440 (jam ke-24) dengan konsentrasi 1, 579 µg/mL. Pada kelinci 
kedua adanya kandungan nifedipin dapat diamati pada menit ke-60 (jam ke-1) 
dengan konsentrasi 0,684 µg/mL, juga bertahan hingga menit ke-1440 (jam ke-24) 
dengan konsentrasi 0,205 µg/mL. Sementara pada kelinci ketiga adanya 
kandungan nifedipin dapat diamati dan bertahan pula hingga menit ke-1440 (jam 
ke-24) dengan konsentrasi 6,737 µg/mL. Dapat disimpulkan bahwa formula gel 
ethosom nifedipin dapat menghantarkan obat mencapai sirkulasi sistemik pada 
rute pemberian transdermal dan bertahan dalam sirkulasi sistemik selama 24 jam</note>
<classification>SKRIPSI FAR182</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FAR182</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FAR182</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>FAR182</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1121" url="" path="/BAB IV.pdf" mimetype="application/pdf">PREDIKSI PENGGUNAAN TRANSDERMAL  SEDIAAN GEL ETHOSOM NIFEDIPIN  SECARA IN VIVO PADA KELINCI</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>844</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-20 09:28:12</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-20 09:30:55</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>