<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="911">
<titleInfo>
<title>PENGARUH JENIS DAN KONSENTRASI EMULGATOR DALAM SEDIAAN KRIM MINYAK UMBI BAWANG PUTIH (Allium sativum L.) TERHADAP AKTIVITASNYA PADA BAKTERI PENYEBAB JERAWAT</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>HARIANA</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Farmasi</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2012</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Telah dilakukan penelitian tentang pengaruh jenis dan konsentrasi emulgator dalam sediaan krim minyak umbi bawang putih (Allium sativum L.) terhadap aktivitasnya pada bakteri penyebab jerawat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis dan konsentrasi emulgator yang memberikan aktivitas terbaik dalam penghambatan terhadap bakteri jerawat. Senyawa aktif dari minyak umbi bawang putih diperoleh dengan metode pemerasan, proses dekantasi dan sentrifuge dan penambahan Na2SO4 .Uji daya hambat minyak umbi bawang putih dilakukan dengan metode difusi agar menggunakan peper disk dan diuji pada bakteri Propionibacterium acnes, Staphylococcus epidermidis and Staphylococcus aureus. Uji aktivitas sediaan krim dilakukan dengan metode sumuran. Sediaan krim dibuat dalam 6 formula dengan jenis dan konsentrasi berbeda yaitu, formula 1, 2, dan 3 menggunakan emulgator anionik tietanolamin HCl dan asam stearat dengan perbandingan masing-masing 2%:10%, 3%:15% dan 4%:20%, formula 4, 5, dan 6 menggunakan emulgator nonionik tween dan span dengan konsentrasi masing-masing 2%, 3% dan 4%.
Hasil uji daya hambat menunjukkan konsentrasi 2% sebagai konsentrasi terbaik dan hasil uji aktivitas sediaan krim menunjukkan bahwa formula 6 memiliki aktivitas sebagai antijerawat.</note>
<classification>SKRIPSI FAR273</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FAR273</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FAR273</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>FAR273</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1187" url="" path="/HARIANA.pdf" mimetype="application/pdf">Pengaruh Jenis dan Konsentrasi Emulgator dalam Sediaan Krim Minyak Umbi Bawang Putih (Allium sativum L.) Terhadap Aktivitasnya pada Bakteri Penyebab Jerawat</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>911</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-20 13:40:49</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-20 13:43:10</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>