<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?>
<modsCollection xmlns:xlink="http://www.w3.org/1999/xlink" xmlns:xsi="http://www.w3.org/2001/XMLSchema-instance" xmlns="http://www.loc.gov/mods/v3" xmlns:slims="http://slims.web.id" xsi:schemaLocation="http://www.loc.gov/mods/v3 http://www.loc.gov/standards/mods/v3/mods-3-3.xsd">
<mods version="3.3" ID="972">
<titleInfo>
<title>EFEKTIVITAS SEDIAAN KRIM FRAKSI ETANOL DARI INFUS DAUN SENDOK (Plantago mayor L.) SEBAGAI TABIR SURYA</title>
</titleInfo>
<name type="Personal Name" authority="">
<namePart>SUDARTINI AL FITRI</namePart>
<role><roleTerm type="text">Primary Author</roleTerm></role>
</name>
<typeOfResource manuscript="yes" collection="yes">mixed material</typeOfResource>
<genre authority="marcgt">bibliography</genre>
<originInfo>
<place><placeTerm type="text">Farmasi</placeTerm></place>
<publisher>perpustakaan FKIK</publisher>
<dateIssued>2010</dateIssued>
<issuance>monographic</issuance>
<edition></edition>
</originInfo>
<language>
<languageTerm type="code">id</languageTerm>
<languageTerm type="text">Indonesia</languageTerm>
</language>
<physicalDescription>
<form authority="gmd">Text</form>
<extent></extent>
</physicalDescription>
<note>Beberapa tahun terakhir, efek buruk matahari lebih berbahaya dibanding tahun – tahun sebelumnya. Hal ini disebabkan berkurangnya lapisan ozon pada atmosfir bumi. Sinar matahari merupakan sumber energy yang penting bagi seluruh kehidupan di bumi. Namun, radiasi matahari yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan pada kulit.
Pada dasarnya kulit manusia sudah mempunyai sistem perlindungan dari radiasi matahari secara alamiah. Namun, jika kontaknya dengan sinar matahari terlalu berlebihan maka sistem perlindungan alami itu saja tidak cukup. Oleh karena itu, diperlukan pelindung tambahan baik secara fisik maupun kimiawi. Diketahui bahwa fraksi etanol daun sendok (Plantago mayor L.) mengandung flavonoid. Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa akumulasi flavonoid oleh tanaman menyediakan mekanisme pertahanan terhadap radiasi UV B. Penambahan fraksi etanol daun Plantago mayor L. menurunkan nilai persen transmisi eritema setelah perlakuan pemaparan dengan cahaya matahari selama 5 jam.      
Penelitian ini bertujuan untuk menentukan nilai sun protection factor (SPF) darikrim yang berkhasiat tabir surya sehingga dapat mencegah terjadinya penuaan dini, Kemerahan, pigmentasi yang berlebihan, penebalan sel tanduk dan kanker kulit. Pengukuran nilai sun protection factor (SPF) dilakukan secara in vitro menggunakan metode spektrofotometri pada panjang gelombang 290 – 360 nm. Hasil penelitian, menunjukkan bahwa sediaan krim fraksi etanol daun sendok (Plantago mayor L.) tidak efektif sebagai tabir surya.







Kata kunci : Fraksi etanol daun sendok, krim, tabir surya, uji efektivitas, spektrofotometer</note>
<classification>SKRIPSI FAR303</classification><identifier type="isbn"></identifier><location>
<physicalLocation>Repositori FKIK UINAM Perpustakaan FKIK UIN Alauddin Makassar</physicalLocation>
<shelfLocator>SKRIPSI FAR303</shelfLocator>
<holdingSimple>
<copyInformation>
<numerationAndChronology type="1">FAR303</numerationAndChronology>
<sublocation>My Library</sublocation>
<shelfLocator>FAR303</shelfLocator>
</copyInformation>
</holdingSimple>
</location>
<slims:digitals>
<slims:digital_item id="1246" url="" path="/SUDARTINI ALFITRI.doc" mimetype="application/msword">EFEKTIVITAS SEDIAAN KRIM FRAKSI ETANOL DARI INFUS DAUN SENDOK (Plantago mayor L.) SEBAGAI TABIR SURYA</slims:digital_item>
</slims:digitals><recordInfo>
<recordIdentifier>972</recordIdentifier>
<recordCreationDate encoding="w3cdtf">2021-09-21 09:51:00</recordCreationDate>
<recordChangeDate encoding="w3cdtf">2021-09-21 09:53:48</recordChangeDate>
<recordOrigin>machine generated</recordOrigin>
</recordInfo></mods></modsCollection>